Klik Sini Untuk Besarkan Ruangan Chat



TRADISI PENGKEBUMIAN UNTUK MANUSIA YANG MASIH HIDUP

TRADISI PENGEBUMIAN UNTUK MANUSIA YANG MASIH HIDUP


Tradisi pelik ini bermula pada 1984 untuk mengakhiri musim karnival setempat . Nama " Pachencho " sendiri dipilih bukan berkaitan seseorang melainkan dari tajuk kisah yang dimainkan di teater tempatan . Alih - alih bersuasana duka , festival kematian palsu ini malah disambut bagaikan sebuah pesta di jalan - jalan bandar selama seharian .

" Festival ini memberikan nafas pada bandar ini yang terus menjalani kehidupan sukar , " kata Yaumara Solis . " Berduka untuk orang yang hidup bukan tindakan tidak sopan pada yang telah tiada , ini adalah penghormatan untuk cabaran kehidupan . "

sumber : mail.uk

TRADISI PENGEBUMIAN UNTUK MANUSIA YANG MASIH HIDUP

TRADISI PENGEBUMIAN UNTUK MANUSIA YANG MASIH HIDUP

TRADISI PENGEBUMIAN UNTUK MANUSIA YANG MASIH HIDUP

TRADISI PENGEBUMIAN UNTUK MANUSIA YANG MASIH HIDUP

TRADISI PENGEBUMIAN UNTUK MANUSIA YANG MASIH HIDUP



0 comments:

Post a Comment


Blog Archive

google-site-verification=UIIQk8hKReg9aDe9WrgxXxVavyJYB0E6JwZuqmRWhYQ