Masjidil Aqsha atau Al Aqsa Yang Sebenar, Ramai Yang Keliru.



Ada banyak kekeliruan dalam fokus pengambilan gambar masjid Al Aqsa di media sosial apabila berbicara mengenai masjid tersebut. Kenapa ramai lebih sering difokuskan ke Quba As-Sakhrah? Sebaiknya diarahkan ke Masjidil Aqsa yg berada di sebelahnya, bukankah salah satu topiknya "Israel menggali bagian bawah masjidil aqsa utk mencari kuil sulaiman"?. Jangan lupa, banyaknya kalender leaflet yang membahas masjidl aqsa tapi gambarnya adalah kubah as-sakhrah. Ini salah satu cara Yahudi untuk memutar pemahaman umum sehingga apabila masjidil aqsa yang roboh kerana penggalian, umat islam tidak akan marah kerana masjidil aqsa masih berdiri, padahal itu Qubah As-Shakrah.

Masjidil Aqsha atau Al Aqsa yang sebenar
Masjidil Aqsha atau Al Aqsa yang sebenar


Masjidil Aqsha atau Al Aqsa merupakan salah satu tempat suci bagi agama Islam. Al Aqsa menjadi bahagian dari kompleks bangunan suci yang terdapat di Kota Lama Yerusalem atau Yerusalem bagian timur. Al Aqsa ialah kiblat pertama umat Islam sebelum dipindahkan ke Baitullah. Di tempat suci tersebut Nabi Muhammad SAW melakukan Isra’ dan dari sana pula beliau berangkat Mi’raj. Dalam hadits shahih juga disebutkan bahwa salah satu dari tiga masjid yang disarankan untuk diziarahi, yaitu Masjid Nabawi, Masjidil Haram, serta Masjid Al Aqsha.

Dewasa ini banyak media di seluruh dunia yang mengatakan bahwa Masjid Al Aqsa sebenarnya merupakan Masjid Dome Of The Rock alias Masjid Kubah As Sakhra? Entah mulai bila dan dari mana asalnya terdapat berita mengenai kabar bahawa Masjid Al Aqsa yang ramaikan dibicarakan serta dianggap bersejarah oleh kaum Islam tersebut merupakan masjid indah yang memiliki kubah emas yang berbentuk segienam ini.

Masjid Dome Of The Rock alias Masjid Kubah As Sakhra
Masjid Dome Of The Rock alias Masjid Kubah As Sakhra


Fokus berita ini telah banyak dikembangkan melalui gambar-gambar indah yang beredar di dunia, melalui postcard-postcard, maupun lewat gambar-gambar indah yang terdapat pada kalender islami, serta lewat buku-buku turisme. Ini adalah Masjid As-Shakhra yang dimaksud dan telah sangat terkenal tersebut.
Masjid Qubbatus Shakhrah atau As-Shakhra adalah yang meiliki kubah masjid keemasan. Shakhrah sendiri berarti batu. Masjid As-Shakra dibangun oleh Khalifah di masa kekuasaan Bani Umayyah, yaitu Abdul Malik bin Marwan. Tujuannya yaitu untuk menjaga batu atau Shakhrah yang menjadi tempat Nabi Muhammad berangkat untuk melakukan Mi’raj ke langit bersama dengan Malaikat Jibril as. Batu tersebut berada di dalam haram (lingkaran) Al Aqsha, bukan masjid itu sendiri. Masjid tersebutlah yang sering diduga sebagai Masjidil Aqsha. Hingga pada akhirnya, banyak anak-anak muslim di seluruh dunia ini sering merasa bingung dengan adanya kedua masjid tersebut. Tidak jarang dari mereka yang memiliki referensi yang salah terhadap Masjid Al Aqsa yang sebenarnya. Banyak orang yang mengira bahawa Masjid Al Aqsa yang sesungguhnya merupakan masjid yang memiliki kubah masjid emas, yang tepat berdiri disamping tembok ratapan umat Yahudi. Tembok ratapan umat Yahudi tersebut sebenarnya adalah Tembok Buraq. Tembok Buraq merupakan tempat Rasulullah mengikatkan Buraq, yaitu kenderaan yang beliau gunakan ketika melaksanakan Isra’ Mi’raj. Saat ini, tembok tersebut dikuasai Israel serta dijadikan sebagai Tembok Ratapan.


Masjidil Aqsha atau Al Aqsa (biru) Masjid Dome Of The Rock alias Masjid Kubah As Sakhra (kuning emas)


Masjid Al Aqsha merupakan masjid kedua di muka bumi yang memiliki kubah masjid hijau yang dibangun oleh Nabi Adam setelah beliau membangun Baitul Haram. Bangunan tersebut roboh seiring berjalannya waktu. Lalu dibangun kembali oleh Nabi Dawud, kemudian disempurnakan oleh Nabi Sulaiman. Masjid Al Aqsha adalah bangunan yang terus-menerus ingin dirobohkan oleh kaum Yahudi, untuk membangun di atasnya sebagaimana yang mereka dongengkan sebagai Haikal Sulaiman. Salah satunya denga cara menyebar pengetahuan dan berita keliru kepada masyarakat dunia bahwa yang dimaksud dengan Masjidil Aqsha adalah Masjid Qubbah Shakhrah atau masjid yang memiliki kubah masjid kuning yang berada di sebelahnya. Walaupun masjid tersebut masih di dalam kompleks pagar (Harom) Masjidil Aqsha, tapi sesungguhnya bukan itu masjidnya. Di saat yang bersamaan, ternyata Yahudi diam-diam menggali Masjidil Aqsha yang sesungguhnya. Sebelum kesalahan berkembang luas pada umat islam dan pada akhirnya tiada yang menyadari bahkan tidak ada yang mengetahui bahwa Masjid Al Aqsa yang sebenarnya telah dihancurkan, ada baiknya kita sebagai generasi umat islam untuk tetap selalu berhati-hati dan mengabarkan kebenaran yang ada kepada seluruh ummat islam. Setidaknya, generasi muda kita tahu dan tidak ragu lagi untuk menunjukkan yang mana masjid Al Aqsa yang asli. Yang benar harus disebarluaskan, dan yang salah haruslah diperbaiki demi kebaikan bersama.




Blog Archive

google-site-verification=UIIQk8hKReg9aDe9WrgxXxVavyJYB0E6JwZuqmRWhYQ