Gunung Kelud Di Indonesia Meletup

Gunung Kelud Di Indonesia Meletup


TRIBUNNEWS.COM, KEDIRI - Setidaknya, ada dua letusan sangat dahsyat yang menyemburkan abu pekat ke angkasa. Letusan pertama disusul letusan kedua yang juga tak kalah dahsyatnya pada pukul 23.00 WIB. Kemudian disusul letusan-letusan kecil yang terus bersahut-sahutan. (14/2/2014)

Pascaletusan, juga tercium bau belerang yang sangat menyengat hingga menyebar luas hingga radius 10 km. Kilat di atas Gunung Kelud juga terus saling sambar menyambar.

Suasana di pedesaan kawasan lereng Gunung Kelud, juga semakin mencekam. Karena warga berebut untuk mengungsi ke tempat aman.

Selain itu jalanan juga mulai tertutup asap pekat, yang mulai mengganggu pandangan. Ada sekitar 66.130 jiwa yang tinggal di zona 10 km dari kubah lava. Masih terdengar lutusan saling susul menyusul dari puncak Gunung Kelud disertai asap pekat yang membumbung ke angkasa.

Gunung Kelud Di Indonesia Meletup

Gunung Kelud Di Indonesia Meletup




Hujan abu akibat letusan Gunung Kelud, Kediri, Jawa Timur sampai ke Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Ketebalan abu di Karanganyar mencapai 3 cm.

"Hujan abu sejak jam 04.00 tadi pagi. Sampai jam 10 ini masih hujan abu terus. Tebalnya abu sudah lebih dari 3 cm," ujar Suwarni, warga Tasikmadu, Karanganyar kepada Tribunnews.com, Jumat (14/2/2014).
Hal senada disampaikan Nur, warga Matesih, Karanganyar.

"Ini abunya sampai 3 cm lebih. Warna abunya putih," terang pegawai Puskesmas tersebut.
Akibat hujan abu, aktivitas warga di Kabupaten Karanganyar yang terletak persis di sebelah barat Gunung Lawu, terganggu.

"Anak-anak sekolah diliburkan, pegawai juga diliburkan karena abunya tebal banget," lanjut Nur.
Menurut Suwarni dan Nur, masyarakat tidak bisa bepergian ke luar rumah karena tebalnya hujan abu. Jika nekat keluar rumah, harus pakai masker dan kacamata.

"Daripada kena debu lalu sakit, lebih baik di rumah dulu menunggu hujan abu reda," lanjut Nur.

Gunung Kelud Di Indonesia Meletup


Korban akibat letusan Gunung Kelud terus berjatuhan, Jumat (14/2/2014) siang ini. Setelah delapan dirawat, kini kembali bertambah dua korban yang dilarikan ke RSUD Pare. Kedua pengungsi itu, dirawat masing-masing karena tejatuh saat membersihkan atap rumah yang penuh debu dan pasir, serta terjatuh dari motornya saat berkendara.

Maklum, ketinggian debu dan pasir di jalan-jalan raya Kediri dan sekitarnya mencapai 10 sentimeter.
"Ada yang jatuh dari atap dan terpeleset di jalan raya," kata petugas di RSUD Pare.

Sebelumnya diberitakan, terdapat delapan korban dirawat ke RSUD Pare pada Jumati pagi. Ruang UGD di rumah sakit milik pemerintah Kabupaten Kediri ini, agak kewalahan. Mereka sementara masih dirawat di UGD. Korban mulai mendatangi RS ini sejak tadi malam.

Direktur RSUD Pare dr Hermawan Chrisdiono SpP menjelaskan, mereka harus dirawat karena mengalami sesak napas akibat abu vulkanik erupsi Gunung Kelud.

"Rata-rata ISPA. Ada yang harus dirawat karena memang penyakitnya," tuturnya.

Gunung Kelud Di Indonesia Meletup

Gunung Kelud Di Indonesia Meletup



2 comments:

baru tadi kak cleaner kat ofis ni bagitau pasal ni ..

14 February 2014 at 14:57 comment-delete

ngerinya.. semoga mereka tabah hadapi ujian ini..

14 February 2014 at 21:47 comment-delete

Post a Comment



Blog Archive

google-site-verification=UIIQk8hKReg9aDe9WrgxXxVavyJYB0E6JwZuqmRWhYQ